Kisah Dibalik Gamal Albinsaid Mendirikan Kesehatan Program Sampah

Kisah Dibalik Gamal Albinsaid Mendirikan Kesehatan Program Sampah
Kisah Dibalik Gamal Albinsaid Mendirikan Kesehatan Program Sampah

Kisah Dibalik Gamal Albinsaid Mendirikan Kesehatan Program Sampah. Dr. Gamal Albinsaid akhir –akhir ini menjadi sorotan publik bagaimana tidak disaat disaat masih panasnya tensi perpolitikan indonesia yang dihebohkan dengan berita HOAX dari salah satu tim sukses Paslon Capres tiba-tiba muncullah sosok pemuda yang luar biasa yaitu Dr. Gamal Albinsaid.

Ya seperti yang kita tau bahwa Dr. Gamal Albinsaid adalah penggagas Bank sampah, dimana masyarakat yang tidak mampu boleh berobat secara gratis atau boleh menukar pengobatanya dengan sampah yang bisa di daur ulang. Dr. Gamal Albinsaid melakukan ini semua bukan tanpa alasan tetapi didasari pada sebuah kisah nyata yang amat miris yang terjadi di Indonesia.

Baca Juga : Cara Jitu Memotivasi siswa

Baca Juga : Guru Cerdas Bukan Penyebar HOAX

Tentunya yang saya pikirkan adalah apa yang membuat Gamal Albinsaid mempunyai pikiran seperti itu? Ternyata, program sampah ini dilatarbelakangi oleh kisah nyata. Tepatnya kisah itu terjadi di Jakarta, 5 Juni 2005 lalu, Gamal menyaksikan sendiri seorang anak bernama Khaerunissa yang saat itu sedang sakit dan tidak bisa pergi berobat.  Yang lebih tragisnya Khaerunissa menghembuskan nafas terakhirnya di gerobak sampah ayahnya. Sebenarnya penyakit yang diderita tidaklah begitu berbahaya Bocah tiga tahun itu menderita karena diare berkelanjutan. Khaerunissa yang saat itu sedang sakit tidak bisa ke dokter hanya karena ayahnya berpenghasilan 10.000 rupiah per-bulan.

Kisah Dibalik Gamal Albinsaid Mendirikan Kesehatan Program Sampah
Kisah Dibalik Gamal Albinsaid Mendirikan Kesehatan Program Sampah

Dari kisah nyata inilah dokter Gamal berani menggandeng posyandu, PKK, pemulung dan masyarakat untuk mengembangkan KAS. Klinik ini dapat menghancurkan. barrier antara. akses kesehatan dengan masyarakat miskin. Sejak tahun 2013 dokter Gamal mulai menjalankan ide KAS. Saat ini KAS sudah mempunyai lima klinik di Malang, kota kelahiran Gamal dan terus akan dikembangkan.

Ya idenya memang sangaat inspiratif dokter gamal menemukan solusi untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan dengan mengumpulkan sampah-sampah keluarga yang digantikan dengan biaya kesehatan.

Ide berikutnya sangat luar biasa yaitu secara tidak langsung, ia telah mendidik masyarakat perkotaan di setiap KAS yang didirikannya untuk menjadikan sampah tetap bermanfaat bagi kesehatan.

Dan yang paling membanggakan adalah ia telah memberikan inspirasi kepada kaum muda Indonesia untuk bersama-sama mencari jalan keluar bagi sesamanya yang miskin untuk bisa tetap mendapatkan kesehatan.

Baca Juga Artikel Terkait :

Oleh karena itu tidak heran bukan Gamal Albinsaid bisa mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut.

Terimakasih telah membaca artikel tentang Gamal Albinsaid sang Dokter Penggemar Sampah, semoga artikel ini memberi inspirasi untuk anda semua.

You May Also Like

About the Author: azam khalif artanabil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *